Fair Usage Policy yang selanjutnya disebut FUP adalah salah satu teknik pengaturan bandwidth yang umum digunakan oleh penyedia jasa internet. Metode pengaturan semacam ini dimaksudkan untuk membatasi penggunaan layanan dan lalu lintas yang tidak wajar. Teknik membatasi ini dilakukan dengan memberikan jatah maksimal quota kepada pengguna kemudian jika batas quota wajar tersebut telah habis terpakai maka kecepatan internet si pengguna akan menurun. kalian tentu pernah mengalami hal semacam ini kan? Nah, inilah yang disebut FUP.

Untuk menerapkan FUP di Mikrotik sebenarnya terdapat cara yang beragam salah satunya menggunakan Script + Scheduler (Penjadwalan). Namun demikian, masing-masing cara tersebut sebenarnya membutuhkan pengetahuan lebih sehingga sepertinya bagi pengguna awan akan cukup kesulitan. Hal ini yang membuat saya tertarik menambahkan fitur FUP ke aplikasi ini. The Userman menyederhanakan beberapa langkah pengaturan FUP menjadi sekali klik saja. Berikut adalah cara pengaturannya.

Cara Setting Fair Usage Policy (FUP) di The Userman

Nama FUP = Diisi bebas dan jangan sampai sama. Misal (FUP Satu, Dua, dst...);
Source Group = Nama Group Bandwidth Limit (User Profile) Yang akan dilimit. Misal (Group-1024K);
Destination Group = User Yang Telah Melewati Quota Wajar Akan diubah ke Group Ini. Misal (Group-64K);
Limit at = Batas Maksimal Quota Untuk Pengguna. 

Catatan:
Source Group dan Destination Group adalah "User Profile" sedangkan di Aplikasi The Userman "Bandwidth Limitation Group".

Cara kerja fitur ini adalah dengan menambahkan sebuah script ke system scheduller yang akan dieksekusi setiap semenit sekali. Harap Pastikan bahwa scheduller tersebut berjalan ditandai dengan Run Count yang selalu bertambah setiap semenit. Jika tidak, Ubah tanggal dan waktu Mikrotik sesuai tanggal sekarang. Pengaturan tanggal dan waktu ini hampir sama dengan pengaturan Validity Cek Disini. Semoga terbantu :)