Sunday, December 10, 2017

Beberapa Perubahan Pada Rilis Ke 8 (Versi 2.1.2)

Dari waktu ke waktu kami terus mengembangkan aplikasi The Userman ini. Perbaikan kesalahan penulisan code dan logika pemrosesan data serta penambahan fitur-fitur yang mungkin diperlukan. Sejak kami merilis versi beta beberapa bulan yang lalu, sampai saat ini sudah banyak fitur yang ditambahkan dan diperbaiki.

Sampai pada versi 2.1.2 ini, kami merasa fitur yang ada di aplikasi ini sudah cukup lengkap untuk mengelola pengguna hotspot Mikrotik. Dari proses generate hingga eksport, fitur validity dan custom template serta berbagai fitur tambahan lainnya. Secara garis besar memang tidak ada fitur yang ditambahkan dan lebih difokuskan dalam perbaikan bug. 

Kami menyadari memang tidak ada yang sempurna di dunia ini sehingga perbaikan dan penambahan akan terus dilakukan pada aplikasi ini sesuai kebutuhan dan usulan dari pengguna yang dianggap perlu. Berikut adalah beberapa perbaikan dan penambahan pada versi 2.1.2 ini 

1. Perbaikan daftar comment yang ditampilkan pada combobox dalam proses hapus, clear counter, eksport dan penambahan quota berdasarkan komentar. Jika diperhatikan pada versi sebelumnya terdapat daftar comment yang double pada combobox jika ada user yang sudah login. perhatikan gambar berikut. 

Beberapa Perubahan Pada Rilis Ke 8 (Versi 2.1.2)

Meski terlihat sepele, bug tersebut dapat berpengaruh fatal dalam melakukan proses eksport, hapus, clear counter atau proses apapun berdasarkan komentar. Ini adalah perbaikan pertama. 

2. Perbaikan proses hapus file pada folder tmp. Hal ini terjadi jika dilakukan proses eksport voucher berdasarkan group yang menggunakan kode batang (QR Code). pada beberapa proses file yang terdapat pada folder tmp tersebut tidak langsung dihapus. Hal ini tentu akan menggangu proses eksport berikutnya. 

3. Penambahan Kolom Quota terpakai (Upload dan Download) pada daftar user hotspot. perlu diketahui penambahan ini adalah usulan salah seorang pengguna aplikasi The Userman. Berikut adalah contoh tampilannya. 

Beberapa Perubahan Pada Rilis Ke 8 (Versi 2.1.2)

4. Sedikit perubahan pada saat melakukan penambahan dan pengeditan group limit bandwidth (user profile) yaitu proses penambahan script pada event on login jika validity setting telah ditambahkan. 

Selain itu terdapat juga perubahan-perubahan kecil pada versi 2.1.2 ini. Jika terdapat bug seperti yang telah dijelaskan diatas kami sangat menyarankan agar pengguna dapat membantu kami dengan melaporkan melalui halaman bug report disini

Salam Hangat :)

Monday, November 20, 2017

Menentukan Kombinasi Karakter Untuk User Login & Password

Bisa dikatakan bahwa Aplikasi The Userman dikembangkan berdasarkan request dari penggunanya. Pada Rilis ketujuh ini (v2.1.1) saya menambahkan sebuah fitur baru yang tidak pernah saya pikirkan sebelumnya namun bisa dikatakan cukup penting dan lagi-lagi ini adalah permintaan pengguna. Maka sering-seringlah memberi saran, pertanyaan atau komentar karena saya tetap memantau perkembangan aplikasi The Userman ini. Baik, kembali ke topik. Jadi fitur ini berfungsi agar pengguna dapat menentukan sendiri kombinasi karakter yang akan digunakan untuk user login dan password.

Menentukan Kombinasi Karakter Untuk User Login & Password

Terdapat 3 pilihan kombinasi karakter yang dapat dipilih yaitu Number (Angka), Uppercase (Huruf Besar) & Lowercase (Huruf Kecil). Ketiga kombinasi karakter ini harus ditentukan minimal satu dan bisa digabungkan bahkan dapat dipilih semua sekaligus. Fitur ini ditambahkan pada form generate user dengan tampilan sebagai berikut. 

Menentukan Kombinasi Karakter Untuk User Login & Password

1. Jika hanya Number yang dicentang maka akan menghasilkan karakter user login dan password hanya angka.

2. Jika hanya Uppercase yang dicentang maka akan menghasilkan karakter user login dan password hanya huruf besar.

3. Jika hanya Lowercase yang dicentang maka akan menghasilkan karakter user login dan password hanya huruf kecil.

4. Jika dikombinasikan maka akan menghasilkan karakter user login dan password sesuai dengan kombinasi karakter yang dipilih.

Fitur Install & Uninstall Validity di Aplikasi The Userman

Sejak rilis keempat, aplikasi The userman sudah dilengkapi dengan fitur validity. Fitur ini memungkinkan pengguna membatasi masa aktif user yang dibuat secara massal (generate). Fitur ini juga sudah diperbarui pada rilis kelima dengan menggunakan konsep validity milik userman Mikrotik. Selengkapnya silahkan baca penjelasannya disini.

Fitur Install & Uninstall Validity di Aplikasi The Userman

Pada rilis ketujuh ini sebenarnya tidak ada yang berubah dengan konsep validity sebelumnya. Hanya saja, pada versi 2.1.1 ini pada antarmuka aplikasi disediakan fasilitas untuk install dan uninstall fitur validity ini. Saya berfikir untuk menambahkan fitur ini karena pertanyaan dari salah seorang pengguna dikolom komentar salah satu tutorial aplikasi The Userman.

Secara umum, Proses install yang dilakukan oleh aplikasi ketika melakukan pengaturan validity adalah melakukan pemasangan scheduler pada mikrotik dan menambahkan script pada event on login di semua user profile hotspot. Sedangkan proses uninstall adalah menghapus scheduler yang telah ditambahkan dan mengosongkan script yang telah ditambahkan pada masing-masing user profile hotspot.

Adapun menu install dan uninstall akan aktif secara bergantian. Artinya, Jika Fitur validity belum terpasang maka yang aktif adalah menu Install sedangkan jika validity telah terpasang maka yang aktif adalah menu uninstall. Menu ini diletakkan menjadi sub menu di menu Validity Setting.

Dengan menu ini diharapkan pengguna aplikasi The Userman menjadi lebih nyaman karena dapat menambahkan dan menghapus pengaturan masa berlaku (Validity) melalui antarmuka aplikasi. Selamat mencoba. :)  

Sunday, November 12, 2017

Cara Login Hotspot Hanya Menggunakan User tanpa Password (Voucher)

Belakangan ini saya dibuat penasaran oleh sebuah hal yang cukup menarik. Hal ini bermula dari saran seorang teman untuk menambahkan fitur agar aplikasi The Userman mampu melakukan generate user yang login pada hotspot hanya dengan username saja alias tanpa password, atau yang juga familiar dengan sebutan login menggunakan kode voucher.

Secara sederhana, sebenarnya hal itu dapat dilakukan dengan membuat user tanpa password. Artinya pada saat proses generate atau tambah user, yang ditambahkan adalah userlogin saja dan passwordnya dikosongkan. Namun demikian pada postingan ini saya akan membahas cara yang berbeda untuk membuat proses login tanpa password karena cara yang saya sebutkan sebelumnya tidak membutuhkan pembahasan yang detail (terlalu mudah).

Cara lain untuk membuat agar user dapat login tanpa password adalah dengan membuat string user dan password sama. Selanjutnya melakukan sedikit modifikasi pada template login hotspot yaitu file login.html. Berikut langkah-langkahnya :

1. Pada saat proses generate user hotspot di aplikasi The Userman pastikan anda mencentang = Login Name. Hal ini akan memberikan output karakter password dan user login sama. perhatikan gambar berikut kemudian silahkan generate beberapa user yang memiliki karakter yang sama dengan password.  

Cara Login Hotspot Hanya Menggunakan User tanpa Password (Voucher)

2. Berikutnya agak sedikit ribet dan membutuhkan pengetahuan setidaknya tentang tag-tag HTML. Kita akan melakukan sedikit modifikasi pada template login yaitu pada file login.html. Silahkan buka Winbox kemudian akses menu file lalu Drag and Drop file login.html ke Windows Explorer. Perhatikan gambar berikut :

Cara Login Hotspot Hanya Menggunakan User tanpa Password (Voucher)

3. Berikutnya adalah mengedit file login.html tersebut menggunakan Teks Editor saya menyarankan agar anda menggunakan aplikasi Notepad++. Pada file login.html tersebut Klik Kanan - Edit with Notepad++. Perlu diketahui bahwa template yang diedit pada contoh ini adalah template default silahkan sesuaikan jika anda telah merubah template login anda. Berikut adalah isi file login.html yang dibuka menggunakan aplikasi Notepad++.

Langkah selanjutnya adalah menghapus kata password (warna hitam) kemudian mengubah properti input password menjadi hidden lalu mengganti id username dan password. perhatikan gambar berikut 

Cara Login Hotspot Hanya Menggunakan User tanpa Password (Voucher)

4. Langkah terakhir adalah menambahkan Javascript pada akhir file. Fungsi script ini adalah menyamakan nilai password dengan userlogin. adapun aksi ini akan dilakukan pada saat user menginputkan userlogin. Scriptnya dapat dilihat disini

Cara Login Hotspot Hanya Menggunakan User tanpa Password (Voucher)

5. Langkah berikutnya adalah melakukan verifikasi. Silahkan Double Klik file login.html tersebut untuk melihat hasilnya. Berikut adalah hasil yang saya peroleh. 

Cara Login Hotspot Hanya Menggunakan User tanpa Password (Voucher)

Anda tidak perlu khawatir jika kesulitan mengikuti langkah-langkah pengeditan file login.html tersebut, saya sudah menyediakan file login.html tersebut yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan dalam tutorial ini. Silahkan download disini

Langkah terakhir silahkan upload kembali File login.html tersebut ke Mirkotik dengan cara menghapus file login.html yang ada di file list Mikrotik terlebih dahulu kemudian Drag and Drop ke folder Hotspot seperti gambar berikut. 

Cara Login Hotspot Hanya Menggunakan User tanpa Password (Voucher)

Proses Hapus file login.html dari file list mikrotik


Proses Import file login.html ke file list mikrotik. 

Saya menyediakan file template default login hotspot yang sudah disesuaikan dengan tutorial ini bagi anda yang malas mengikuti langkah-langkah tersebut diatas. Silahkan download disini dan upload ke Mikrotik. Selamat mencoba. :)

Saturday, November 11, 2017

Memisahkan User Berdasarkan Server Hotspot

Ada beberapa fitur yang ditambahkan pada Rilis keenam (versi 2.1.0) salah satunya adalah pengguna aplikasi dapat menentukan Server Hotspot untuk user yang akan digenerate atau ditambahkan. Hal ini akan sangat berguna suatu misal anda memiliki beberapa Server Hotspot yang berbeda sehingga anda dapat menentukan user dapat login di Server Hotspot yang anda pilih pada proses generate. Fitur ini merupakan Request dari salah satu pengguna aplikasi The Userman.

Tidak sulit untuk memisahkan user yang akan ditambahkan atau digenerate berdasarkan Server Hotspot karena pada form tambah dan generate sudah disediakan input select yang berisi pilihan Server Hotspot yang ada pada Router Mikrotik. Berikut adalah contoh Form Generate User versi 2.1.0

Memisahkan User Berdasarkan Server Hotspot

Gambar tersebut diatas merupakan form generate user hotspot pada versi 2.1.0 dimana pengguna aplikasi dapat menentukan agar user dapat login pada Server Hotspot yang dipilih. Hal serupa juga akan dijumpai pada form tambah user. Sebagaimana gambar dibawah ini

Memisahkan User Berdasarkan Server Hotspot

Kesimpulannya adalah User hanya dapat login pada server yang ditentukan pada saat proses generate atau tambah sebagaimana gambar tersebut diatas. Namun demikian, jika diperlukan agar user dapat login pada semua server hotspot maka server hotspot yang dipilih adalah all.  

Menentukan Item Yang akan Dicetak Pada Voucher Hotspot

Pada Rilis Keenam (versi 2.1.0) ditambahkan sebuah fitur baru agar pengguna aplikasi dapat menentukan sendiri item yang akan dicetak pada voucher. Fitur ini akan sangat membantu bagi pengguna yang tidak ingin mencetak item-item tertentu saja. Suatu misal hanya ingin mencetak item userlogin dan password saja. Fitur ini dapat diakses melalui menu Export Voucher - Select Item. Berikut adalah tampilan yang diperoleh.

Menentukan Item Yang akan Dicetak Pada Voucher Hotspot

Tampilan form tersebut diatas merupakan halaman untuk memilih item yang akan dicetak pada voucher. Pada contoh tersebut semua item tercentang, berarti semua item akan dicetak pada voucher. Pengguna aplikasi bebas menentukan item apa saja yang ingin dicetak pada voucher. Suatu misal kita tidak ingin menampilkan harga dan masa berlaku voucher (validity) maka pengaturannnya akan menjadi sebagai berikut. 

Menentukan Item Yang akan Dicetak Pada Voucher Hotspot

Sebagai gambaran, berikut adalah hasil yang diperoleh untuk item yang dicetak hanya user dan password saja. Berikut adalah output voucher jika menggunakan template default (tanpa gambar). 

Menentukan Item Yang akan Dicetak Pada Voucher Hotspot

Itulah contoh sederhana bagaimana menentukan item yang akan dicetak pada voucher hotspot. saya kira tidak ada yang sulit dengan fitur baru ini. Anda dapat mencobanya menggunakan custom template. Selamat mencoba fitur baru The Userman versi 2.1.0. :)

Perubahan Urutan Kolom Import User File CSV

Pada rilis keenam aplikasi ini v2.1.0, ada yang sedikit berbeda pada fitur import user dari file CSV. Namun demikian saya menyarankan agar anda tetap membaca tutorial bagaimana melakukan proses import user pada postingan sebelumnya disini karena hal tersebut juga berlaku dan tetap digunakan pada versi 2.1.0 ini.

Secara garis besar memang tidak ada yang berubah. Hanya saja format posisi kolom yang sedikit berbeda karena terdapat penambahan Server Hotspot pada kolom pertama. Hal ini disesuaikan karena pada versi 2.1.0 terdapat fasilitas untuk menentukan server hotspot yang dapat digunakan oleh user untuk login. Perhatikan gambar berikut ini.

Perubahan Urutan Kolom Import User File CSV

Aturan-aturan yang digunakan agar proses import user dari file *.csv dapat berjalan dengan baik masih tetap sama dengan versi sebelumnya. Jadi silahkan baca postingan sebelumnya.
Perhatikan urutan kolom pada gambar diatas. Penjelasannya adalah sebagai berikut :

a. Kolom A adalah Server Hotspot. Pada gambar tersebut diisi all agar user dapat login disemua hotspot. Hal ini dapat anda atur sendiri jika anda memiliki server hotspot lebih dari satu. Silahkan sesuaikan dengan server hotspot yang ada pada Routerboard. 

b. Kolom B adalah daftar user yang akan diimport. 

c. Kolom C adalah User Profile atau Bandwidth Limitation. Silahkan isi susuai dengan yang ada di Router anda.

d. Kolom D adalah daftar password yang akan diimport

e. Kolom E adalah Komentar atau keterangan user yang akan diimport.

Untuk memudahkan anda dalam proses ujicoba, saya menyediakan contoh template file *.csv yang dapat anda download pada link ini. Selamat mencoba. :)

Perubahan Urutan Kolom Import User File CSV

Gambar Import User dari File CSV Berhasil. 

Saturday, October 28, 2017

Konsep Baru Fitur Validity Pada Aplikasi The Userman

Konsep Baru Fitur Validity Pada Aplikasi The Userman

Validity adalah fitur yang sangat penting dalam manajemen user hotspot. Dengan Fitur Validity inilah Masa berlaku user hotspot dapat dibatasi. Fitur Validity pada aplikasi The Userman mulai ditambahkan sejak Rilis Ke Empat namun demikian fitur tersebut masih bersifat statis yaitu dengan menginputkan tanggal akhir pemakaian pada antarmuka aplikasi.

Pada Rilis Ke Lima ini Fitur Validity pada Aplikasi The Userman sedikit diperbaiki dengan mencontek Fitur Validity yang ada di User Manager Milik Mikrotik (userman). Fitur ini memungkinkan untuk membatasi masa berlaku user berdasarkan jumlah hari yang diinputkan pada aplikasi. Perhitungan hari akan dimulai sejak user pertama kali login jadi sifatnya dinamis.

Cara kerja Fitur ini Masih sama seperti sebelumnya yaitu dengan mencocokan tanggal hari ini yang ada pada Router Mikrotik dengan Tanggal yang ada pada bagian komentar (comment) masing-masing user. Jika tanggalnya sudah melewati tanggal hari ini maka user akan otomatis didisable dan user tersebut akan otomatis berwarna kuning pada daftar user hotspot di Aplikasi Userman. Perhatikan gambar berikut user didisable karena telah melewati tanggal hari ini pada Router.

Konsep Baru Fitur Validity Pada Aplikasi The Userman

Adapun yang bertugas untuk melakukan disable secara otomatis adalah Script yang telah dipasang pada System Scheduler. Silahkan baca postingan sebelumnya disini.

Sedikit berbeda dengan Versi sebelumnya, Pada Rilis ini yang diinputkan pada saat Generate User adalah jumlah hari (bukan tanggal). Tanggal yang ada di bagian komentar akan otomatis dikalkulasi pasa saat user pertama kali login. Adapun yang bertugas untuk merubah jumlah hari masa berlaku user ini adalah Script yang dipasang di Profile User. Script tersebut akan otomatis ditambahkan jika anda sudah menambahkan pengaturan validity melalui versi yang terbaru. Berikut adalah contoh user yang sudah login dan belum login

Konsep Baru Fitur Validity Pada Aplikasi The Userman

Pada gambar diatas, Komentar (Comment) user yang sudah login akan diakhiri dengan Tanggal Batas akhir masa berlaku user tersebut. Jika masa berlaku habis maka user akan didisable (Paling atas). Sedangkan Komentar (Comment) User yang belum login akan diakhiri dengan jumlah hari masa berlaku user tersebut (Dua Paling Bawah).

Cara Import User Hotspot Dari File CSV Pada Aplikasi The Userman


Rilis kelima aplikasi The Userman dilengkapi dengan dua buah fitur baru salah satunya adalah fitur import user hotspot dari file Comma Separated Value atau yang lebih dikenal dengan file CSV (*.csv). Fitur ini akan memudahkan anda untuk menambahkan user hotspot secara massal yang berasal dari file CSV.

Saya merasa perlu menambahkan fitur ini karena tidak menutup kemungkinan pengguna aplikasi The Userman telah memiliki daftar pengguna yang telah tersimpan di file csv. Adalah kesulitan tersendiri jika akan menambahkan user tersebut satu persatu. Di lain kasus jika anda adalah seorang guru atau dosen yang telah memiliki daftar anak didik di file excel dan ingin menjadikannya user hotspot maka fitur ini dapat digunakan.

Namun demikian fitur ini memiliki beberapa aturan agar dapat bekerja dengan baik. Berikut adalah beberapa syarat agar proses import dapat berjalan dengan baik

1. File Harus berformat CSV (*.csv). Jika yang anda miliki adalah file excel (*.xls/xlsx) anda dapat melakukan save as ke format CSV melalui aplikasi Microsoft Excel.

2. Pemisah masing-masing field adalah titik koma (;). Jika anda tidak mengerti silahkan buka file CSV anda menggunakan Teks Editor. Berikut adalah contoh jika dibuka menggunakan notepad++

Cara Import User Hotspot Dari File CSV Pada Aplikasi The Userman

Berikut adalah hasilnya jika file tersebut dibuka menggunakan Aplikasi Microsoft Excel

Cara Import User Hotspot Dari File CSV Pada Aplikasi The Userman

Hal yang harus anda pahami adalah urutan dan jumlah kolom pada file CSV tersebut diatas karena akan berpengaruh pada hasil import. Pada Aplikasi The Userman telah dibuat aturan bahwa Kolom pertama (A) adalah Userlogin, Kolom kedua (B) adalah User Profile (Limit Bandwidth), Kolom ketiga (C) adalah Password sedangkan Kolom terakhir (D) adalah komentar. Perhatikan bahwa anda harus menginputkan User Profile (Limit Bandwidth) sesuai dengan yang ada di Router Mikrotik anda, Jika anda tidak paham gunakan saja default. 

3. Aturan ketiga adalah Jangan sampe ada Value Userlogin yang sama pada file CSV tersebut. 

4. Terakhir, Jangan buka File CSV yang akan anda import menggunakan Aplikasi lain seperti Microsoft Office. 

Berikut adalah contoh template File CSV (Download)


Wednesday, August 16, 2017

Cara Login Wifi Hotspot Mikrotik dengan QR Code

Sebelumnya saya sudah membahas bagaimana mencetak QR Code pada voucher hotspot mikrotik. jika anda belum membacanya silahkan cek disini. Pastikan anda sudah mengikuti dan mematuhi langkah-langkah yang ada pada postingan tersebut. Pastikan juga bahwa anda sudah berhasil mencetak QR Code ke Voucher Hotspot seperti gambar berikut ini.

Cara Login Wifi Hotspot Mikrotik dengan QR Code

Ok. Saya asumsikan bahwa semua sudah berhasil anda lakukan. Langkah berikutnya adalah memastikan opsi login pada Server Profile Hotspot telah tercentang HTTP CHAP & HTTP PAP seperti gambar dibawah ini. Namun demikian, jika anda sudah melakukan pengaturan langkah pada postingan sebelumnya, anda dapat mengabaikan langkah ini.

Cara Login Wifi Hotspot Mikrotik dengan QR Code

Berikut adalah langkah-langkah untuk Login ke Wifi Hotspot Mikrotik menggunakan QR Code. Pada contoh ini saya akan menggunakan smartphone Android :

1. Pastikan anda memiliki aplikasi QR Code Scanner Pada Smartphone anda. Jika belum silahkan cari melalui Play Store kemudian pasang/install. Pada contoh ini saya menggunakan Aplikasi QR Code Scanner seperti ditunjukan pada gambar dibawah ini

Cara Login Wifi Hotspot Mikrotik dengan QR Code

2. Silahkan scan QR Code yang ada pada Voucher Hotspot. Pada contoh ini saya melakukan scan pada QR Code yang belum dicetak seperti gambar berikut

Cara Login Wifi Hotspot Mikrotik dengan QR Code

3. Jika proses scan berhasil silahkan tap opsi Open Browser. Seperti gambar berikut maka anda akan otomatis diarahkan untuk membuka browser dan violaaa proses login behasil dilakukan.

Cara Login Wifi Hotspot Mikrotik dengan QR Code

Catatan Penting :

Sebaiknya anda menjadikan login menggunakan QR Code ini hanya sebagai opsi saja karena tidak semua user memiliki dan mau memasang QR Code scanner. Sertakan juga userlogin dan password pada voucher yang anda cetak seperti yang telah kami contohkan pada postingan sebelumnya.

Cara Kerja Fitur Validity di Aplikasi The Userman


Salah satu fitur yang ditambahkan pada rilis ke 4 ini adalah Validity. Fitur ini memungkinkan untuk mengatur masa berlaku setiap user hotspot yang digenerate. Jika masa berlaku telah habis maka user akan otomatis didisable dan warna baris pada tabel user akan berwarna kuning. Terdapat fasilitas untuk menghapus user yang telah habis masa aktifnya ini.

Namun demikian, agar Fitur Validity ini dapat bekerja dengan baik perlu dilakukan pengaturan melalui menu Tools - Validity Setting. Berikut saya jelaskan agar fitur validity ini dapat bekerja dengan baik.

1. Sebelum mengatur validity pastikan anda sudah mengatur tanggal pada Router Mikrotik sesuai dengan saat ini.

2. Saat melakukan pengaturan Validity, aplikasi The Userman akan otomatis menambahkan scheduler pada Mikrotik yang akan dieksekusi 1x sehari. Berikut adalah scheduler validity yang berhasil ditambahkan menggunakan aplikasi the userman. Anda dapat melihatnya melalui menu System - Scheduler pada aplikasi winbox.

Cara Kerja Fitur Validity di Aplikasi The Userman


Pada gambar diatas terlihat scheduler dengan nama the-userman-validity. Saya sangat menyarankan agar anda tidak merubah setingan apapun pada scheduler tersebut jika anda tidak mengerti!

3. Setelah melakukan pengaturan validity, Pada Halaman generate user akan muncul sebuah input Valid Until/Berlaku Sampai. Input ini berfungsi untuk menentukan tanggal batas akhir berlakunya user hotspot yang akan digenerate.  

Jika diperhatikan, setelah melakukan proses generate maka Comment/Keterangan masing-masing user hotspot akan berubah format menjadi Komentar : "Harga Voucher" Tanggal perhatikan contohnya pada gambar berikut

Cara Kerja Fitur Validity di Aplikasi The Userman

Lagi-lagi saya menyarankan agar anda tidak merubah apapun pada comment tersebut jika tidak mengerti karena hal ini akan berdampak berhasil tidaknya proses yang akan dilakukan oleh scheduler validity yang sudah ditambahkan sebelumnya. Jika anda ingin mengedit user, silahkan dilakukan melalui aplikasi The Userman. 

Mikrotik Scripting yang ditambahkan pada Scheduler akan melakukan pengecekan secara berkala pada tanggal yang tertera pada komentar tersebut. Jika tanggalnya melewati tanggal hari ini maka user tersebut akan didisable. Pada Halaman Aplikasi The Userman, user yang telah didisable ini akan berubah menjadi warna kuning. Anda dapat menghapusnya melalui menu Delete Expired User - Validity [Yellow] 

Catatan Penting :

Pastikan anda sudah merubah format tanggal komputer menjadi dd/MM/yyyy


Tuesday, August 15, 2017

Cara Menambahkan QR Code, Harga dan Masa Berlaku di Voucher Hotspot

Pada Rilis Keempat ini, Format template voucher hotspot aplikasi the userman sedikit berubah dengan versi sebelumnya. Hal ini karena pada versi ini memungkinkan anda untuk mencetak QR Code pada voucher hotspot. Fasilitas ini akan memudahkan pengguna hotspot untuk login dengan memindai QR Code tersebut.

Perubahan format tempate terdapat pada beberapa bagian yaitu :

a. Pada peletakan posisi item username dan password;

b. Item harga dan tanggal berlaku ditambahkan ke voucher;

c. Ukuran voucher setelah dicetak menjadi lebih besar seukuran kartu nama;

d. QR Code login ditambahkan ke voucher.

1. Adapun ukuran desain voucher pada photoshop tetap sama dengan versi sebelumnya yaitu Lebar/Width=450px & Tinggi/Height=250px. Berikut adalah contoh desain yang saya buat menggunakan photoshop. Anda dapat mendownloadnya disini.

Cara Menambahkan QR Code, Harga dan Masa Berlaku di Voucher Hotspot

Sekilas masih sama dengan versi sebelumnya hanya peletakan userlogin dan password saja yang berubah. Untuk kotak di pojok bawah akan diisi dengan tanggal berlaku voucher sedangkan kotak di pojok atas akan diisi dengan harga voucher. Sedangkan posisi kosong diantara kotak harga dan password akan diisi dengan QR Code.

2. Agar QR Code ditampilkan setelah voucher dicetak pastikan anda sudah mengatur template voucher menjadi custom dan melakukan sedikit pengaturan melalui menu Tools - QR Code Login

Cara Menambahkan QR Code, Harga dan Masa Berlaku di Voucher Hotspot

Pada halaman pengaturan login QR Code tersebut anda perlu menginputkan alamat hostpot anda. Alamat hotspot adalah IP Address Interface yang anda jadikan layanan hotspot atau alamat DNS Hotspot. Alamat hotspot ini adalah alamat halaman login hotspot anda. misal :

Cara Menambahkan QR Code, Harga dan Masa Berlaku di Voucher Hotspot

Setelah anda menyimpan pengaturan QR Code login maka QR Code akan muncul saat voucher dicetak. Perlu diingat bahwa pengaturan ini juga melakukan sedikit perubahan pada Router Mikrotik yaitu pada Server Profile - Login - http-chap, http-pap, cookie. Jangan merubah apapun jika anda tidak mengerti. 

3. Agar Masa berlaku voucher dapat ditampilkan pada voucher hotspot anda perlu mengatur validity melalui menu Tools - Validity Setting. Setelah melakukan pengaturan ini secara otomatis input tanggal Masa Berlaku pada saat generate user akan muncul. Pengaturan ini juga akan menambahkan script pada system scheduler mikrotik. jangan merubah apapun jika anda tidak mengerti!

Setelah melakukan langkah-langkah diatas, silahkan generate beberapa user kemudian coba cetak voucher. Berikut adalah contoh hasil yang saya peroleh

Cara Menambahkan QR Code, Harga dan Masa Berlaku di Voucher Hotspot


Cara Membatasi Kuota Pengguna Hotspot Mikrotik

Beberapa minggu setelah saya merilis versi ketiga dari aplikasi The Userman ini, ada beberapa orang yang mengirimi saya email dan menyarankan agar menambahkan fasilitasi agar Aplikasi The Userman dapat menambahkan limitasi Quota Pengguna karena memang hal ini sering dilakukan oleh penyedia layanan hotspot.

Pada Rilis keempat ini, saya menambahkan fitur Pembatasan Kuota Pengguna yang dapat diakses melalui menu Bandwidth & Quota. Menu tersebut memiliki sub menu dengan rincian penjelasan sebagai berikut : 

- All Hotspot User : Berfungsi untuk membatasi Kuota semua pengguna Hotspot tanpa terkecuali;

- By Group Comment : Berfungsi untuk membatasi Kuota pengguna hotspot berdasarkan Komentar/Keterangan;

- By Group Bandwidth Limit : Berfungsi untuk membatasi Kuota Pengguna Hotspot berdasarkan Group Limit Bandwidth;

Adapun tampilan halaman untuk membatasi bandwidth ini sebagaimana gambar dibawah ini. 

Cara Membatasi Kuota Pengguna Hotspot Mikrotik

Hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan limitasi kuota pengguna menggunakan aplikasi The Userman adalah pada saat menginputkan angka limitasi. 

Pada aplikasi winbox atau saat menggunakan Mikrotik CLI, kita perlu mengetikan angka limitasi dalam satuan Byte sedangkan pada aplikasi The Userman anda akan diminta mengetikan angka dalam satuan Megabyte. Aplikasi akan merubahnya secara otomatis dari satuan Byte menjadi Megabyte (MB).

Tuesday, July 11, 2017

User Manager (userman) Untuk RouterBoard Seri Hap Lite

Tidak dapat dipungkiri ada beberapa seri Router Board yang tidak dapat dipasang (install) package userman. Seri Router Board ini dibandrol dengan harga yang relatif murah. Biasanya seri router board ini diberi embel-embel hap lite. Tentu hal ini akan menjadi persoalan sendiri mengingat peran penting dari userman. admin sendiri pernah mengalami kesulitan tersebut karena merupakan pengguna salah satu seri router hap lite ini. gambar dibawah ini adalah seri router board yang admin gunakan.


Sebagai orang yang bijak, tentu tidak ada gunanya menyesal karena membeli seri router tersebut diatas. Apalagi dengan menyalahkan pihak produsen karena berdasarkan informasi yang saya peroleh Router Board seri Hap Lite memang didesain untuk jaringan rumahan atau istilahnya Small Office Home Office (SOHO).  

Tidak kekurangan ide, admin berinisiatif membuat sendiri Aplikasi yang setidaknya memiliki kemampuan seperti package userman. Bila diperhatikan, userman hanya digunakan untuk melakukan generate user hotspot dan mengeksportnya dalam bentuk voucher sehingga memudahkan dalam proses pendistribusian. Alhasil, Jadilah aplikasi ini yang admin beri nama The Userman dengan semboyan Alternative User Manager For Mikrotik

User Manager (userman) Untuk RouterBoard Seri Hap Lite

Aplikasi ini berbasis Desktop dan berjalan dengan stabil di Windows dan Linux. Fitur-fitur dan kemampuan aplikasi ini dapat dilihat disini. Sebelum menggunakan, pastikan bahwa anda sudah mengaktifkan service API pada Mikrotik, caranya dapat dilihat disini. Jika anda sudah mencobanya silahkan bagikan pengalaman anda pada kolom komentar. 

Menambahkan & Mengganti Layout Voucher Hotspot di Aplikasi The Userman


Salah satu fitur yang diunggulkan aplikasi The Userman adalah Custom Voucher Template. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengganti template voucher hotspot sesuai dengan keinginan mereka. Berikut admin akan jelaskan tentang langkah-langkah mengganti template voucher hotspot dengan desain sendiri.

1. Membuat Layout Template Menggunakan Photoshop

Kita mulai dengan membuat template sederhana menggunakan software adobe photoshop. Perlu diperhatikan bahwa memberikan aturan batasan tinggi dan lebar gambar yang dapat dijadikan template voucher. hal ini agar template dapat terbaca dengan maksimal. Adapun ukuran yang direkomendasikan adalah Lebar/Width=450px & Tinggi/Height=250px. perhatikan gambar berikut

Menambahkan & Mengganti Layout Voucher Hotspot di Aplikasi The Userman

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah posisi peletakan username dan password pada tempate voucher. Hal ini sudah ditetapkan pada aplikasi the userman dan tidak dapat diubah. berikut adalah contoh lokasi peletakan username dan password. Jika anda bingung dengan peletakannya, anda dapat mendownload master file psd yang kami sediakan disini.

Menambahkan & Mengganti Layout Voucher Hotspot di Aplikasi The Userman

Setelah melakukan beberapa penambahan teks dan background, berikut adalah contoh sederhana template voucher hotspot hasil editing kami. Anda dapat mengkreasikan sendiri sesuai selera dan keinginan anda. Jangan lupa untuk menyimpannya dengan ekstensi PNG atau JPG/JPEG.

Menambahkan & Mengganti Layout Voucher Hotspot di Aplikasi The Userman

2. Mengganti Template Voucher Hotspot 

Setelah selesai dengan urusan layout template pada aplikasi photoshop, langkah berikutnya adalah menggunakan template tersebut. Ada beberapa pengaturan yang harus kita lakukan namun tenang saja. tidak sulit kok! :)

Pada halaman utama aplikasi The Userman pilih menu Tools/Pengaturan - Voucher Template/Template Voucher. Selanjutnya Pilih Custom Template/Template Lain - Klik area gambar untuk menambahkan gambar template. Hasil yang saya peroleh seperti gambar berikut ini. 

Menambahkan & Mengganti Layout Voucher Hotspot di Aplikasi The Userman

Setelah selesai klik button Save Voucher Template. Berikut adalah contoh hasil Eksport Voucher Hotspot menggunakan custom template seperti gambar diatas. Proses Eksport Voucher dilakukan melalui Manajemen User Hotspot - Eksport Voucher.

Menambahkan & Mengganti Layout Voucher Hotspot di Aplikasi The Userman

Selesai. Selamat Mencoba. :)


Cara Menambahkan & Mengganti Bahasa di Aplikasi The Userman

Saat ini aplikasi The Userman sudah terdapat fasilitas untuk merubah bahasa. fitur ini saya tambahkan karena melihat jumlah download dari negara selain indonesia yang lumayan banyak. tentu saja akan lumayan menyulitkan mereka untuk memahami setiap menu dan proses pada aplikasi the userman meskipun terdapat versi bahasa inggris yang sifatnya masih statis.

Selain itu, hal utama yang membuat saya menambahkan fitur ini adalah agar pengguna dapat menambahkan bahasa mereka sendiri pada aplikasi ini. fitur ini saya beri nama Custom Language. lalu bagaimana caranya? 

Pertama, pada aplikasi the userman, masuk ke folder language. pada folder tersebut, defaultnya terdapat dua buah file bahasa yaitu Bahasa [ID] & English [EN]

Kedua, Copy + Paste salah satu file bahasa tersebut didalam folder language. pada contoh ini saya mengcopy file English [EN]

Cara Menambahkan & Mengganti Bahasa di Aplikasi The Userman

Gambar diatas menunjukan hasil copy file English [EN] menjadi English [EN] - Copy. selanjutnya rename file hasil copy tersebut menjadi bahasa yang anda kehendaki. misalnya Arabic [AR] sehingga menjadi sebagai berikut

Cara Menambahkan & Mengganti Bahasa di Aplikasi The Userman

Gambar diatas adalah hasil rename menjadi Arabic [AR]. Selanjutnya adalah mengedit file tersebut. agar lebih memudahkan proses editing, saya menyarankan agar anda menggunakan aplikasi teks editor Notepad++. Sehingga jika file tersebut dibuka menggunakan Notepad++ menjadi seperti berikut ini.

Cara Menambahkan & Mengganti Bahasa di Aplikasi The Userman

Gambar diatas adalah isi file Arabic [AR]. Tugas anda selanjutnya adalah menterjemah semua bagian yang diberi tanda kotak merah. Pada gambar diatas sudah saya berikan contohnya pada baris pertama dan kedua. Setelah selesai, simpan dengan menekan CTRL+S.

Pada beberapa kasus, jika teks terjemahan mengandung karakter spesial seperti teks-teks bahasa portugis dan brazil, anda perlu merubah format file tersebut menjadi UTF-8. Pilih Encode - Convert to UTF-8. Perhatikan gambar berikut. 

Cara Menambahkan & Mengganti Bahasa di Aplikasi The Userman

Langkah terakhir adalah mengganti bahasa pada aplikasi the userman menggunakan bahasa yang sudah diterjemahkan tadi karena secara default aplikasi the userman menggunakan bahasa inggris. Menu Tools - Language - Pilih Bahasa. perhatikan gambar berikut. 

Cara Menambahkan & Mengganti Bahasa di Aplikasi The Userman

Hasilnya dapat terlihat setelah anda menjalankan ulang aplikasi the userman seperti gambar berikut.

Cara Menambahkan & Mengganti Bahasa di Aplikasi The Userman

Jika berkenan silahkan kirim file hasil terjemah anda ke email kami ahmad.tauhid.cp@gmail.com. Nama anda akan kami cantumkan ke Kontributor Translator. Terima Kasih.


Monday, July 10, 2017

Solusi SSL/TLS Error di Windows & Linux

Pada beberapa kasus, jika ingin menggunakan fasilitas koneksi Transport Layer Security (TLS) pada aplikasi The Userman, permasalahan yang sering dijumpai adalah munculnya error SSL/TLS support is not compiled!. Hal ini lumrah karena pada komputer yang menjalankan aplikasi The Userman belum terpasang Secure Socket Layer (SSL). Harap perhatikan bahwa sebelum menggunakan koneksi TLS, anda sudah mengaktifkan service api-ssl pada Router.

Berikut adalah solusi untuk error SSL/TLS support is not compiled! pada aplikasi The Userman.

1. Sistem Operasi Linux

Pada sistem operasi linux, khususnya keluarga debian, tidak sulit untuk menginstall SSL. pada contoh ini admin menginstall SSL pada linux Ubuntu 16.04 dengan perintah sebagai berikut

tauhid@tauhid-CP ~ $ sudo apt-get install libssl-dev
[sudo] password for tauhid:

Perhatikan teks tebal pada baris perintah diatas. Pada tahap tersebut akan diminta untuk menginputkan password. ketikan password anda. Agar proses dapat berjalan dengan baik, pastikan anda terhubung ke internet. Setelah proses instalasi selesai silahkan jalankan ulang aplikasi The Userman.

2. Sistem Operasi Windows

Untuk sistem operasi windows, langkahnya agak sedikit berbeda. Pertama silahkan download apliasi OpenSSL pada situs ini. Selesai mendownload silahkan install.

Setelah proses instalasi selesai. proses selanjutnya adalah menambahkan lokasi binary OpenSSL kedalam sistem variabel windows. umumnya lokasi binary tersebut berada di C:\Program Files\GnuWin32\bin Silahkan sesuaikan dengan komputer anda. Berikutnya ikuti tahapan berikut ini.

Solusi SSL/TLS Error di Windows & Linux

My Computer - Properties - Advanced System Settings. perhatikan gambar diatas. setelah itu akan muncul jendela seperti gambar dibawah ini.

Solusi SSL/TLS Error di Windows & Linux

Pada gambar diatas, pilih Environment Variables karena kita akan menambahkan path OpenSSL yang telah diinstall sebelumnya kedalam sistem variabel windows.

Solusi SSL/TLS Error di Windows & Linux

Pada tahapan gambar diatas pilih Path kemudian klik tombol Edit... Perhatikan pada bagian yang diberi tanda warna merah. Berikutnya akan muncul tampilan seperti gambar dibawah.

Solusi SSL/TLS Error di Windows & Linux

Pada gambar diatas, adalah langkah terakhir menambahkan Path OpenSSL kedalam sistem variabel windows. perhatikan pada kotak merah tersebut merupakan lokasi file binary OpenSSL. Setelah selesai ditambahkan klik OK kemudian jalankan ulang aplikasi The Userman.