Monday, November 20, 2017

Menentukan Kombinasi Karakter Untuk User Login & Password

Bisa dikatakan bahwa Aplikasi The Userman dikembangkan berdasarkan request dari penggunanya. Pada Rilis ketujuh ini (v2.1.1) saya menambahkan sebuah fitur baru yang tidak pernah saya pikirkan sebelumnya namun bisa dikatakan cukup penting dan lagi-lagi ini adalah permintaan pengguna. Maka sering-seringlah memberi saran, pertanyaan atau komentar karena saya tetap memantau perkembangan aplikasi The Userman ini. Baik, kembali ke topik. Jadi fitur ini berfungsi agar pengguna dapat menentukan sendiri kombinasi karakter yang akan digunakan untuk user login dan password.

Menentukan Kombinasi Karakter Untuk User Login & Password

Terdapat 3 pilihan kombinasi karakter yang dapat dipilih yaitu Number (Angka), Uppercase (Huruf Besar) & Lowercase (Huruf Kecil). Ketiga kombinasi karakter ini harus ditentukan minimal satu dan bisa digabungkan bahkan dapat dipilih semua sekaligus. Fitur ini ditambahkan pada form generate user dengan tampilan sebagai berikut. 

Menentukan Kombinasi Karakter Untuk User Login & Password

1. Jika hanya Number yang dicentang maka akan menghasilkan karakter user login dan password hanya angka.

2. Jika hanya Uppercase yang dicentang maka akan menghasilkan karakter user login dan password hanya huruf besar.

3. Jika hanya Lowercase yang dicentang maka akan menghasilkan karakter user login dan password hanya huruf kecil.

4. Jika dikombinasikan maka akan menghasilkan karakter user login dan password sesuai dengan kombinasi karakter yang dipilih.

Fitur Install & Uninstall Validity di Aplikasi The Userman

Sejak rilis keempat, aplikasi The userman sudah dilengkapi dengan fitur validity. Fitur ini memungkinkan pengguna membatasi masa aktif user yang dibuat secara massal (generate). Fitur ini juga sudah diperbarui pada rilis kelima dengan menggunakan konsep validity milik userman Mikrotik. Selengkapnya silahkan baca penjelasannya disini.

Fitur Install & Uninstall Validity di Aplikasi The Userman

Pada rilis ketujuh ini sebenarnya tidak ada yang berubah dengan konsep validity sebelumnya. Hanya saja, pada versi 2.1.1 ini pada antarmuka aplikasi disediakan fasilitas untuk install dan uninstall fitur validity ini. Saya berfikir untuk menambahkan fitur ini karena pertanyaan dari salah seorang pengguna dikolom komentar salah satu tutorial aplikasi The Userman.

Secara umum, Proses install yang dilakukan oleh aplikasi ketika melakukan pengaturan validity adalah melakukan pemasangan scheduler pada mikrotik dan menambahkan script pada event on login di semua user profile hotspot. Sedangkan proses uninstall adalah menghapus scheduler yang telah ditambahkan dan mengosongkan script yang telah ditambahkan pada masing-masing user profile hotspot.

Adapun menu install dan uninstall akan aktif secara bergantian. Artinya, Jika Fitur validity belum terpasang maka yang aktif adalah menu Install sedangkan jika validity telah terpasang maka yang aktif adalah menu uninstall. Menu ini diletakkan menjadi sub menu di menu Validity Setting.

Dengan menu ini diharapkan pengguna aplikasi The Userman menjadi lebih nyaman karena dapat menambahkan dan menghapus pengaturan masa berlaku (Validity) melalui antarmuka aplikasi. Selamat mencoba. :)  

Sunday, November 12, 2017

Cara Login Hotspot Hanya Menggunakan User tanpa Password (Voucher)

Belakangan ini saya dibuat penasaran oleh sebuah hal yang cukup menarik. Hal ini bermula dari saran seorang teman untuk menambahkan fitur agar aplikasi The Userman mampu melakukan generate user yang login pada hotspot hanya dengan username saja alias tanpa password, atau yang juga familiar dengan sebutan login menggunakan kode voucher.

Secara sederhana, sebenarnya hal itu dapat dilakukan dengan membuat user tanpa password. Artinya pada saat proses generate atau tambah user, yang ditambahkan adalah userlogin saja dan passwordnya dikosongkan. Namun demikian pada postingan ini saya akan membahas cara yang berbeda untuk membuat proses login tanpa password karena cara yang saya sebutkan sebelumnya tidak membutuhkan pembahasan yang detail (terlalu mudah).

Cara lain untuk membuat agar user dapat login tanpa password adalah dengan membuat string user dan password sama. Selanjutnya melakukan sedikit modifikasi pada template login hotspot yaitu file login.html. Berikut langkah-langkahnya :

1. Pada saat proses generate user hotspot di aplikasi The Userman pastikan anda mencentang = Login Name. Hal ini akan memberikan output karakter password dan user login sama. perhatikan gambar berikut kemudian silahkan generate beberapa user yang memiliki karakter yang sama dengan password.  

Cara Login Hotspot Hanya Menggunakan User tanpa Password (Voucher)

2. Berikutnya agak sedikit ribet dan membutuhkan pengetahuan setidaknya tentang tag-tag HTML. Kita akan melakukan sedikit modifikasi pada template login yaitu pada file login.html. Silahkan buka Winbox kemudian akses menu file lalu Drag and Drop file login.html ke Windows Explorer. Perhatikan gambar berikut :

Cara Login Hotspot Hanya Menggunakan User tanpa Password (Voucher)

3. Berikutnya adalah mengedit file login.html tersebut menggunakan Teks Editor saya menyarankan agar anda menggunakan aplikasi Notepad++. Pada file login.html tersebut Klik Kanan - Edit with Notepad++. Perlu diketahui bahwa template yang diedit pada contoh ini adalah template default silahkan sesuaikan jika anda telah merubah template login anda. Berikut adalah isi file login.html yang dibuka menggunakan aplikasi Notepad++.

Langkah selanjutnya adalah menghapus kata password (warna hitam) kemudian mengubah properti input password menjadi hidden lalu mengganti id username dan password. perhatikan gambar berikut 

Cara Login Hotspot Hanya Menggunakan User tanpa Password (Voucher)

4. Langkah terakhir adalah menambahkan Javascript pada akhir file. Fungsi script ini adalah menyamakan nilai password dengan userlogin. adapun aksi ini akan dilakukan pada saat user menginputkan userlogin. Scriptnya dapat dilihat disini

Cara Login Hotspot Hanya Menggunakan User tanpa Password (Voucher)

5. Langkah berikutnya adalah melakukan verifikasi. Silahkan Double Klik file login.html tersebut untuk melihat hasilnya. Berikut adalah hasil yang saya peroleh. 

Cara Login Hotspot Hanya Menggunakan User tanpa Password (Voucher)

Anda tidak perlu khawatir jika kesulitan mengikuti langkah-langkah pengeditan file login.html tersebut, saya sudah menyediakan file login.html tersebut yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan dalam tutorial ini. Silahkan download disini

Langkah terakhir silahkan upload kembali File login.html tersebut ke Mirkotik dengan cara menghapus file login.html yang ada di file list Mikrotik terlebih dahulu kemudian Drag and Drop ke folder Hotspot seperti gambar berikut. 

Cara Login Hotspot Hanya Menggunakan User tanpa Password (Voucher)

Proses Hapus file login.html dari file list mikrotik


Proses Import file login.html ke file list mikrotik. 

Saya menyediakan file template default login hotspot yang sudah disesuaikan dengan tutorial ini bagi anda yang malas mengikuti langkah-langkah tersebut diatas. Silahkan download disini dan upload ke Mikrotik. Selamat mencoba. :)

Saturday, November 11, 2017

Memisahkan User Berdasarkan Server Hotspot

Ada beberapa fitur yang ditambahkan pada Rilis keenam (versi 2.1.0) salah satunya adalah pengguna aplikasi dapat menentukan Server Hotspot untuk user yang akan digenerate atau ditambahkan. Hal ini akan sangat berguna suatu misal anda memiliki beberapa Server Hotspot yang berbeda sehingga anda dapat menentukan user dapat login di Server Hotspot yang anda pilih pada proses generate. Fitur ini merupakan Request dari salah satu pengguna aplikasi The Userman.

Tidak sulit untuk memisahkan user yang akan ditambahkan atau digenerate berdasarkan Server Hotspot karena pada form tambah dan generate sudah disediakan input select yang berisi pilihan Server Hotspot yang ada pada Router Mikrotik. Berikut adalah contoh Form Generate User versi 2.1.0

Memisahkan User Berdasarkan Server Hotspot

Gambar tersebut diatas merupakan form generate user hotspot pada versi 2.1.0 dimana pengguna aplikasi dapat menentukan agar user dapat login pada Server Hotspot yang dipilih. Hal serupa juga akan dijumpai pada form tambah user. Sebagaimana gambar dibawah ini

Memisahkan User Berdasarkan Server Hotspot

Kesimpulannya adalah User hanya dapat login pada server yang ditentukan pada saat proses generate atau tambah sebagaimana gambar tersebut diatas. Namun demikian, jika diperlukan agar user dapat login pada semua server hotspot maka server hotspot yang dipilih adalah all.  

Menentukan Item Yang akan Dicetak Pada Voucher Hotspot

Pada Rilis Keenam (versi 2.1.0) ditambahkan sebuah fitur baru agar pengguna aplikasi dapat menentukan sendiri item yang akan dicetak pada voucher. Fitur ini akan sangat membantu bagi pengguna yang tidak ingin mencetak item-item tertentu saja. Suatu misal hanya ingin mencetak item userlogin dan password saja. Fitur ini dapat diakses melalui menu Export Voucher - Select Item. Berikut adalah tampilan yang diperoleh.

Menentukan Item Yang akan Dicetak Pada Voucher Hotspot

Tampilan form tersebut diatas merupakan halaman untuk memilih item yang akan dicetak pada voucher. Pada contoh tersebut semua item tercentang, berarti semua item akan dicetak pada voucher. Pengguna aplikasi bebas menentukan item apa saja yang ingin dicetak pada voucher. Suatu misal kita tidak ingin menampilkan harga dan masa berlaku voucher (validity) maka pengaturannnya akan menjadi sebagai berikut. 

Menentukan Item Yang akan Dicetak Pada Voucher Hotspot

Sebagai gambaran, berikut adalah hasil yang diperoleh untuk item yang dicetak hanya user dan password saja. Berikut adalah output voucher jika menggunakan template default (tanpa gambar). 

Menentukan Item Yang akan Dicetak Pada Voucher Hotspot

Itulah contoh sederhana bagaimana menentukan item yang akan dicetak pada voucher hotspot. saya kira tidak ada yang sulit dengan fitur baru ini. Anda dapat mencobanya menggunakan custom template. Selamat mencoba fitur baru The Userman versi 2.1.0. :)

Perubahan Urutan Kolom Import User File CSV

Pada rilis keenam aplikasi ini v2.1.0, ada yang sedikit berbeda pada fitur import user dari file CSV. Namun demikian saya menyarankan agar anda tetap membaca tutorial bagaimana melakukan proses import user pada postingan sebelumnya disini karena hal tersebut juga berlaku dan tetap digunakan pada versi 2.1.0 ini.

Secara garis besar memang tidak ada yang berubah. Hanya saja format posisi kolom yang sedikit berbeda karena terdapat penambahan Server Hotspot pada kolom pertama. Hal ini disesuaikan karena pada versi 2.1.0 terdapat fasilitas untuk menentukan server hotspot yang dapat digunakan oleh user untuk login. Perhatikan gambar berikut ini.

Perubahan Urutan Kolom Import User File CSV

Aturan-aturan yang digunakan agar proses import user dari file *.csv dapat berjalan dengan baik masih tetap sama dengan versi sebelumnya. Jadi silahkan baca postingan sebelumnya.
Perhatikan urutan kolom pada gambar diatas. Penjelasannya adalah sebagai berikut :

a. Kolom A adalah Server Hotspot. Pada gambar tersebut diisi all agar user dapat login disemua hotspot. Hal ini dapat anda atur sendiri jika anda memiliki server hotspot lebih dari satu. Silahkan sesuaikan dengan server hotspot yang ada pada Routerboard. 

b. Kolom B adalah daftar user yang akan diimport. 

c. Kolom C adalah User Profile atau Bandwidth Limitation. Silahkan isi susuai dengan yang ada di Router anda.

d. Kolom D adalah daftar password yang akan diimport

e. Kolom E adalah Komentar atau keterangan user yang akan diimport.

Untuk memudahkan anda dalam proses ujicoba, saya menyediakan contoh template file *.csv yang dapat anda download pada link ini. Selamat mencoba. :)

Perubahan Urutan Kolom Import User File CSV

Gambar Import User dari File CSV Berhasil.